manusia adalah manusia. manusia jelas bukan binatang. namun, mengapa manusia membutuhkan pendidikan?
manusia dan hewan jika dibandingkan jelas sangat berbeda kelasnya. namun yang menarik, jika dilihat pada saat manusia dan hewan lahir. hewan lebih unggul dibandingkan manusia. hewan secara naluri intuitif sudah mampu mengenal kondisi lingkungannya. bahkan jika dipaksakan, hewan mampu bertahan hidup dengan kapasitas hewaninya. manusia jelas, pada posisi ini ketinggalan sangat jauh. manusia tidak memiliki kemampuan yang setara bahkan mendekati kemampuan naluri intuitif yang bersifat alamiah yang dimiliki oleh hewan. manusia pada masa "bayi" membutuhkan sosok manusia dewasanya-entah orang tua atau siapapun itu- agar eksistensi hidupnya dapat berlangsung. jelas, pada posisi ini manusia sangat rendah dibandingkan hewan.
namun yang membuat manusia lebih superior dibandingkan hewan adanya posisi lanjutan setelah melewati fase "lemah" ini. namun yang menarik agar manusia dapat "naik pangkat" dari hewan manusia membutuhkan pendidikan. tanpa pendidikan manusia tidak dapat menyamai kemampuan minimal hewan yang bersifat instingtif naluriah. melalui pendidikan manusia-meskipun pendidikan yang paling rendah sekalipun, misalnya pendidikan dari keluarga primer dalam hal mengajarkan berbicara, berjalan, dan berlari- dapat memanusia dirinya sehingga dia lebih berharga dibandingkan penghuni eksistensi kehidupan lainnya.
Jadi, pendidikan bagi manusia adalah membuat Didi menjadi manusia yang seutuhnya. bukan manusia-manusiaan.
Losando